Sabtu, 02 November 2013

KEUNGGULAN KOMPETITIF

Dalam Kamus Bahasa Indonesia, dinyatakan bahwa keunggulan kompetitif bersifat kompetisi dan bersifat persaingan.  Keunggulan kompetitif adalah kemampuan perusahaan untuk memformulasi strategi pencapaian peluang profit melalui maksimisasi penerimaan dari investasi yang dilakukan. Sekurang-kurangnya ada dua prinsip pokok yang perlu dimiliki perusahaan untuk meraih keunggulan kompetitif  yaitu adanya nilai pandang pelanggan dan keunikan produk.
v  Sudut Pandang Nilai Pelanggan.
Keunggulan kompetitif akan terjadi apabila terdapat pandangan pelanggan bahwa mereka memperoleh nilai tertentu dari transaksi ekonomi dengan perusahaan tersebut. Untuk itu syaratnya adalah semua karyawan perusahaan harus fokus pada kebutuhan dan harapan pelanggan. Hal demikian baru terwujud ketika pelanggan dilibatkan dalam merancang proses memproduksi barang dan atau jasa serta didorong membantu perusahaan merancang sistem Manajemen SDM yang akan mempercepat pengiriman barang dan jasa yang diinginkan pelanggan. 
v  Sudut Keunikan.
Keunikan  dicirikan oleh barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan tidak dapat mudah ditiru oleh pesaing. Misalnya Anda membuka rumah makan dengan menyajikan sop dan sate kambing serta sayur asem. Tidak berlangsung lama ada pesaing membuka rumah makan  di sebelah rumah makan Anda. Jenis sajiannya semua sama termasuk rasa dan harga dengan yang Anda sajikan. Dapat terjadi Anda akan kehilangan keuntungan karena sebagian pelanggan pindah ke rumah makan baru itu kecuali kalau Anda mampu menciptakan sesuatu yang unik yang sulit ditiru pesaing Anda. Apa saja keunikan itu? 
Ciri-ciri Keunikan
(1)        Kemampuan finansial dan ekonomis. Ciri keunikan ini ditunjukan oleh adanya kemudahan perusahaan untuk memperoleh sumber finansial dengan relatif cepat dengan bunga yang relatif lebih rendah dari pada bunga pasar.
(2)        Kemampuan menciptakan produk strategik.Bentuk jenis keunikan ini berupa kelebihan ciri-ciri produk Anda dibanding produk yang sama dari perusahaan lain. Antara lain dapat dilihat dari aspek rasa, ukuran, penampilan dan keamanan produk serta suasana lingkungan bisnis Anda.
(3)        Kemampuan teknologi dan proses.Perusahaan  harus memiliki ciri berbeda dalam membuat dan menyajikan produk ke para pelanggan dibanding perusahaan lain.Hal ini dicirikan oleh alat yang digunakan apakah alat tua ataukah yang modern dan sudah sangat dikenal kehandalannya di kalangan luas pelanggan.
(4)        Kemampuan keorganisasian. Keunikan disini dicirikan oleh kelebihan perusahaan dalam pengelolaan sistem keorganisasian yang sepadan dengan kebutuhan   pelanggan. Perusahaan termasuk karyawannya perlu memiliki daya tanggap, sensitif dan adapatasi yang tinggi dalam mengikuti perubahan-perubahan karakter pelanggan, teknologi, keadaan pasokan, peraturan, dan kondisi ekonomi. Dengan demikian para pelanggan akan senang hati untuk selalu loyal kepada perusahaan.   
Teknologi informasi merupakan salah satu strategi perusahaan untuk dapat lebih kompetitif dalam bidangnya . Teknologi informasi akan mendukung terciptanya suatu sistim informasi yang di butuhkan oleh konsumen, sementara definisi dasar yang membentuk sistem informasi itu sendiri adalah data, informasi dan sistem informasi.
Perkembangan teknologi informasi di dunia tak dapat dipisahkan dengan perkembangan teknologi komputer. Peningkatan kemampuan komputer yang amat pesat dan dapat digambarkan sebagai suatu kuantum dalam perkembangan teknologi, sangat membantu perkembangan teknologi informasi
Berikut ini penjabaran teknologi sistem informasi yang dipergunakan di PT. Bank Mandiri Tbk.
a)  Kategori  Sistem Informasi Managemen  yang  digunakan Bank  Mandiri.
Kategori  Sistem Informasi Management dapat dikelompokan menjadi  2 (dua)  fungsi  yaitu sbb :
1)      Operation Support System Function.
Jenis Sistem Informasi Manajemen dari fungsi Operation Support System yang diterapkan fungsi Transaction Processing System (TPS). Transaction Processing System tersebut digunakan untuk memproses transaksi  produk  perbankan seperti pinjaman (Loans), penyimpanan uang (deposit), trade finance serta jasa perbankan lainnya.
2)      Management Support System Function
Jenis Sistem Informasi Manajemen  dari fungsi Management Support System yang  diterapkan yaitu Management Information System (MIS).  MIS digunakan dalam rangka menyediakan informasi yang diperlukan bagi setiap level manajemen di Mandiri guna mendukung pengambilan keputusan.
Dalam terminologi yang digunakan di bisnis perbankan pada umumnya, framework dari Sistem Informasi Manajemen di Bank Mandiri dapat dikelompokan  menjadi :
1)      Core Banking System (CBS)
Core Banking System merupakan suatu Host System yang fungsinya ialah sebagai Customer Database Organizer, dimana aplikasi tersebut berfungsi sebagai Grafic User Interface (GUI) yang mendukung setiap transaksi perbankan yang dilakukan. Data tersebut meliputi Customer Information File (CIF), Loans & Deposit  Transaction System, Trade Finance System dan jasa-jasa perbankan lainnya.
2)      Banking Delivery System (BDS)
Banking Delivery System adalah fasilitas delivery dimana nasabah bisa melakukan access terhadap produk dan jasa bank. Contoh dari delivery system tersebut dibagi menjadi (2) bagian yaitu :
a)      Self Service Terminal :
i)        ATM (Automated Teller Machine).
ii)      Call Center  (Phone Banking).
iii)    Debit Card / POS Terminal
iv)    Phone banking
v)      Cash Management
b)      Non - Self Service Terminal  :
i)         Branch Teller System.
3)      Management Support System
            Management Support System adalah sistem yang dapat menyediakan informasi/data/laporan perusahaan untuk mendukung pengambilan keputusan pada  setiap tingkatan manajemen.  Sementara itu Management Support System di PT. Bank Mandiri baru pada tahap information provider (Management Information System) belum dapat menyediakan solusi secara langsung bagi manajemen.  Demikian pula, PT. Bank Mandiri Tbk belum menyediakan Executive Information System yaitu sistem informasi  yang disajikan sedemikian rupa (biasanya menggunakan mutimedia)  bagi para top executive. 
            Saat ini PT. Bank Mandiri. sedang melakukan pengembangan Management Support System secara outsourcing dengan beberapa provider (vendor) untuk menyediakan solusi secara langsung bagi jajaran manajemen.
            Contoh dari Management Information System yang diterapkan adalah sbb :
1)      Financial  Information System.
2)      Asset & Liabilities Management Information System.
3)      Human Resources Information System.
4)      Fixed Asset Information System.

Berikut ini disajikan framework dari Sitem informasi Manajemen di  PT. Bank Mandiri Tbk
MANAGEMENT SUPPORT SYSTEM

·         Financial Information System.
·         H R  Information  System .
·         Fixed Asset Information System.
CORE BANKING SYSTEM

·         CIF (Customer Identification File)
·         Loans Module.
·         Deposit  Module.
·         Trade Finance.
·         GL System.


BANKING DELIVERY SYSTEM

·         Branch Teller.
·         ATM.
·         EFT/POS (Debit card).
·         Call Center.
·         Cash Management.

SYSTEM  &  NETWORK MANAGEMENT


a.      Bagaimana Sistem Informasi yang ada digunakan di PT. Bank Mandiri Tbk. untuk menunjang kegiatan operasional perbankan?

                 Peran Sistem Informasi dalam mendukung Operasional Bisnis di PT. Bank Mandiri Tbk sangatlah besar, terutama dalam mendukung  kegiatan operasional rutin di 1 Kantor Cabang Khusus, 324  Kantor Cabang, 140 Kantor Cabang Pembantu dan 4.250 Mandiri Unit yang tersebar di seluruh Indonesia. Tanpa Teknologi Sistem Informasi, kegiatan operasional PT. Bank Mandiri Tbk tidak mungkin dapat dijalankan. Oleh karena itu peranan Teknologi Sistem Informasi dalam menjalankan operasional jasa bank dinilai sangat vital bagi kelangsungan usaha. Kegiatan utama operasional di Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu dan Unit  yaitu melayani dan memproses transaksi nasabah yang meliputi :
1)      Transaksi Pinjaman  (Commercial Loans, Consumer Loans, Goverment Loans and Consumer Loans).
2)      Transaksi Tabungan ( Saving Transaction).
3)      Transaksi Deposito (Time Deposit).
4)      Transakasi Giro (Current Account Transaction).
5)      Transaksi Trade Finance ( LC Exspor & Impor).
6)      Transaksi  Transfer dan Inkaso (Electronic Transaction).
7)      Transaksi Pembayaran  (Bill of  payment).
8)      Transaksi jasa bank lainnya.

b.      Bagaimana Sistem Informasi digunakan untuk pengambilan keputusan manajerial organisasi.

     Peran Sistem Informasi Manajemen dalam menunjang pengambilan keputusan di PT. Bank Mandiri Tbk yaitu dengan menyediakan informasi atau data-data perusahaan yang diperlukan. Informasi tersebut antara lain  informasi tentang keragaan usaha bank  dari mulai tingkat usaha terkecil yaitu Kantor Unit, Kantor Cabang Pembantu, Kantor Cabang  sampai Kantor Pusat.  Informasi keragaan bank yang dapat disajikan oleh Sistem informasi Manajemen di Mandiri  antara lain :
1.      Laporan Liquiditas  unit usaha :
a.          Laporan Cash Ratio.
b.         Laporan Giro Wajib Minimum.
c.          Laporan Call Money Pasiva Neto  terhadap total dana.
2.       Laporan  Produktivitas usaha :
a.          Laporan Return on Asset.
b.         Laporan Return on Earning Asset.
c.          Laporan produktivitas pinjaman.
d.         Laporan Non Performing Loans.
e.          Laporan rasio antara net interest margin terhadap earning assets.
f.           Laporan kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio).
3.        Laporan Efisiensi  Bank :
a.       Laporan Cost of Fund (COF).
b.      Laporan Cost of Loanable Fund  (COLF).
c.       Laporan Overhead Cost (OHC).
4.        Financial Information System yang mencakup :
a.      Capital Budgeting.
b.      Financial forecasting.
c.       Financial Planning.
5.       Laporan  Perkembangan Dana Pihak III
a.          Laporan Perkembangan Tabungan.
b.         Laporan Perkembangan Giro.
c.          Laporan Perkembangan Deposito.

Informasi yang dapat dihasilkan  oleh SIM di Mandiri berkaitan dengan nasabah, produk , SDM dan Fixed Asset  antara lain :
a)                   Laporan Profitabilitas per nasabah , melihat profitability yang diberikan oleh nasabah korporasi yang diperoleh dari simpanan dan pinjamannya.
b)                   Laporan Product Profitablity, laporan profitablitas per produk baik produk pinjaman maupun produk simpanan.
c)                   Laporan Keragaan  SDM  Mandiri dari mulai yang teller, customer service,  account offcier, operation manager, Branch manager, Funding dan Lending Manager per Kantor Wilayah.  Informasi  SDM yang disajikan oleh Sistem Informasi Manajemen sangat berguna dalam rangka pengambilan keputusan baik untuk pembinaan karier, keperluan training, promosi jabatan, penempatan tenaga, perencanaan SDM,  dan bahkan untuk keperluan rekrutmen pegawai. Dalam pelaksanaannya sistem tersebut di organisir oleh aplikasi yang bernama SAP.
d)                  Laporan Keragaan  Fixed Asset Bank  yang beada dari mulai tingkat usaha terkecil seperti  kantor Unit, Kantor Cabang sampai Kantor Wilayah.. Informasi detil mengenai fixed asset Mandiri yang disajikan oleh Sistem Informasi Manajemen sangat berguna dalam rangka pengambilan keputusan manajerial, baik untuk pengembangan usaha atau pun untuk efisiensi aset .

2.            Beberapa komponen yang membentuk system informasi pada unit kerja:

a.      Sumber daya data yang tersedia dan dibutuhkan, dibagai dalam 2 (dua)  aspek, yaitu :
1)      Financial Transaction Data, 
Misalnya, aplikasi Pengiriman Uang (PU) :
Terdiri dari nomor rekening, jumlah uang, keterangan atas transaksi.
2)      Non-Financial Transcation Data,
Misalnya, aplikasi Pengiriman Uang (PU) :
Terdiri dari nama nasabah, nama penerima transfer, nomor rekening nasabah, kode kirim dari Bank pengirim, nomor rekening, tanggal pengiriman, pesan yang dikirimkan oleh nasabah.

b.      Produk informasi yang selama ini dihasilkan / dimanfaatkan adalah :
1)      Customer (external)
i)        Transaksi dan saldo yang tercatat dalam buku tabungan.
ii)      Vocher (slip) yang di validasi pada saat penarikan/setoran uang  atau pemindah bukuan di teller maupun di ATM.
iii)    Salinan rekening koran  giro, tabungan atau pinjaman nasabah.
iv)    Infomasi saldo atau transaksi pada fasilitas phone Banking dan ATM.
2)      Internal  of bank
i)        Daftar transaksi harian.
ii)      Laporan posisi kas harian.
iii)    Laporan Necara Harian.
iv)    Laporan Neraca dan Rugi Laba Bulanan.
v)      Laporan Keragaan Usaha Cabang bulanan.


c.       Siapa saja SDM yang terlibat, untuk peran apa ?
1)      Hands on-end User, yaitu user yang berinteraksi langsung dengan Sistem:
i)        Teller.
ii)      Unit Pelayanan Nasabah (Customer service).
iii)    Dana Jasa.
iv)    Kepala Seksi (Supervisor).
v)      Asisten Manajer Operasional (AMO).

2)      Indirect end user, yaitu user yang  menggunakan laporan / informasi :
i)        Pemimpin Cabang.
ii)      Marketing & Lending Officer.
iii)    Funding Officer.
iv)    Account Officer.
v)      Internal Auditor..
3)      Manajemen Pengguna, yang bertanggung jawab atas kendali Sistem :
i)        Internal Controller.
ii)      Compliance Manager.
iii)    Inspektorat.
4)      Manejemen Senior, yang bertanggung jawab atas strategi dan perencaaan serta evaluasi sistem :
a)      Business Development Manager.
b)      Budgeting & Planning Dev. Manager .
c)      IT Strategic Planner .
d)      Chief Information Officer.



Jumat, 11 Oktober 2013

Tugas 1



DEFINISI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)

Sistem Informasi Manajemen atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan hal yang sangat penting bagi suatu kumpulan dari berbagai sistem yang terbentuk sehingga menghasilkan suatu informasi bagi para pengguna,membantu dalam pengambilan keputusan untuk mempermudah pekerjaan secara efektif dan efisien.Berikut definisi dari sistem informasi manajemen dan juga  pendapat dari  para ahli.


1.Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sebuah bidang yang mulai berkembang sejak tahun 1960an. Walau tidak terdapat konsensus tunggal, secara umum SIM didefinisikan sebagai sistem yang menyediakan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen, serta pengambilan keputusan sebuah organisasi. SIM juga dikenal dengan ungkapan lainnya seperti: “Sistem Informasi”, “Sistem Pemrosesan Informasi”, “Sistem Informasi dan Pengambil Keputusan”. SIM menggambarkan suatu unit atau badan yang khusus bertugas untuk mengumpulkan berita dan memprosesnya menjadi informasi untuk keperluan manajerial organisasi dengan memakai prinsip sistem. Dikatakan memakai prinsip sistem karena berita yang tersebar dalam pelbagai bentuknya dikumpulkan, disimpan serta diolah dan diproses oleh satu badan yang kemudian dirumuskan menjadi suatu informasi.
2.Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan keriga terdiri dair sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi untuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen.

3.Menurut Barry E.Cushing, SIM adalah :

„Suatu sistem informasi manajemen adalah Kumpulan dari manusia dan sumber daya modal di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk mengahasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian‟. (Jogiyanto,2005,14).

4. Menurut Frederick H.Wu:

„Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan-kumpulan dari sistem-sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen‟. (Jogiyanto,2005,14).

5. Menurut Gordon B.Davis dalam buku „Kerangka dasar SIM‟ :

„ Sistem Informasi Manajemen adalah Suatu serapan teknologi baru kepada persoalan keorganisasian dalam pengolahan transaksi dan pemberian informasi bagi kepentingan keorganisasian‟. (Gordon B.Davis,1985;23).
Masih menurut Gordon.B Davis, dalam buku „Analisis dan Desain informasi‟ SIM‟, adalah :
„Sistem Informasi Manajemen merupakan suatu sistem yang melakukan fungsi-fungsi untuk menyediakan semua informasi yang mempengaruhi semua operasi organisas‟i.Jjogiyanto,2005,15).

6. Menurut George M.Scott, dalam buku „Prinsip-prinsip SIM‟ adalah :

„Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian Sub-sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan‟.


7.Robert G.Murdick,1995,SIM adalah proses komunikasi dimana input direkam,disimpan,dan diambil kendali untuk menyajikan keputusan yang berbentuk output mengenai perencanaan,pengoperasian dan pengendalian.
8.Joseph F.Kelly,1990.SIM merupakan perpaduan antara SDM dan sumber daya lainnya yang berlandaskan komputer yang menghasilkan kumpulan penyimpanan,perolehan kembali,komunikasi dan penggunaan data untuk tujuan operasi manajemen yang efisien dan bagi perencanaan bisnis.

9.Raymond Me Lead,Jr,2009.SIM yaitu sebuah sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi untuk kebutuhan bagi pemakainya.

10.James A.F.Storer,1992.SIM yaitu metode yang formal yang menyediakan bagi pihak manajemen sebuah informasi yang tepat waktu,dapat dipercaya untuk mendukung proses pengambilan keputusan bagi perencanaan,pengawasan dan fungsi operasi sebuah organisasi yang lebih efektif.
11.Sistem Informasi Manajemen atau Manajemen Sistem Informasi adalah mata kuliah yang mempelajari cara-cara mengelola pekerjaan informasi dengan menggunakan pendekatan sistem yang berdasarkan pada prinsip-prinsip manajemen.
12.Menurut Kenneth C.Lauden,Jane P.Lauden,suatu sistem informasi dapat didefenisikan secara teknis sebagai satuan komponen yang saling berhubungan yang mengumpulkan (atau mendapatkan kembali),memproses,menyimpan,dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan kendali dalam suatu organisasi.Sebagai tambahan terhadap pendukung pengambilan keputusan,koordinasi dan kendali,sistem informasi dapat juga membantu para manajer dan karyawan untuk meneliti permasalahan,memvisualisasikan pokok-pokok yang kompleks dan menciptakan poduk-produk baru.

Sumber:
Amsyah,Zulkifli,Drs.1997.Manajemen sistem informasi.Jakarta:Gramedia
Rochety,Eti dkk.2011.Sistem Informasi Manajemen.Bekasi:Mitra wacana media